Ads (728x90)

Prof Dr Aida Suraya disuguhkan siriah jo carano

PADANGPOS.COM (Padang)-----Mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang (UNP), khususnya jurusan Bimbingan Konseling patut bergembira. Pasalnya sudah ada kerjasama kurikulum dan pertukaran mahasiswa dan dosen yang nyata antara UNP dengan Universitas Putra Malaysia (UPM). Tujuannya untuk saling meningkatkan pengembangan pendidikan bimbingan konseling sesuai dengan kemajuan teknologi.

Kerjasama kurikulum dan pertukaran mahasiswa itu diawali dengan digelarnya Regional Conference on Counseling and Workshop Joint Curiculum, selama dua hari, Kamis hingga Jumat (4-5/7/2019) di Auditorium FIP UNP. Konferensi tersebut menghadirkan Prof Dr Aida Suraya dan Prof Dr Sidek Mohd Noah dari UPM dan Prof Dr Neviyarni sebagai nara sumber.

Saat pembukaan konferensi di Audtorium FIP UNP, Kamis (4/7), Rektor UNP, Prof Ganefri, Wakil Dekan 1 FIP UNP, Dr Hadiyanto, M.Ed dan pejabat selingkungan FIP UNP. Rektor Prof Ganefri menyambut kerjasama kurikulum dan pertukaran mahasiswa dan dosen yang dilakukan antara Jurusan BK FIP UNP dengan Fakultas Pengkajian Pendidikan UPM. Jumlah peserta konferensi cukup banyak, seratusan peserta mengikuti konferensi ini.

Pada kesempatan itu, Rektor Prof Ganefri mengatakan untuk kerjasam kurikulum dengan luar negeri saat ini tidak mesti datang ke universitas mitra kerjasama, karena bisa menggunakan e-learning. Apalagi di UNP dimasa yang tak lama lagi layanan internet tidak hanya bisa digunakan di UNP saja, tetapi di semua tempat di Indonesia asal mereka tercatat sebagai mahasiswa UNP.

"Saya apresias jurusan BK yang memanfaatkan kelas internasional untuk kemajuan pendidikan bimbingan konseling dimasa mendatang," ujarnya.

Seperti dilaporkan Ketua Panitia Konferensi, Prof Dr Firman MS, Konsr, pada FIP UNP saat ini sudah ada dua prodi kelas internasional yakni Bimbingan Konseling dan Paud. Memacu hal ini dua kelas internasional itu dipastikan akan masuk sebagai members of AUN-QA. (Humas UNP/Agusmardi)

Post a Comment