Ads (728x90)

PADANGPOS.COM (Padang)----- Tim Tenis Universitas Diponogoro (Undip) yang berada di pool A sama dengan tim UGM dan ITB pada putaran pertama pada Turnamen Tenis Turnamen Tenis Antar Alumni Perguruan Tinggi Se-Indonesia, yang berlangsung, Sabtu hingga Minggu (27-8/7/2019), berhasil mempertahankan gelar juara 1.

Pada pertandingan final yang berlangsung di Lapangan Tenis UNP, Minggu (28/7), Undip berhasil mengalahkan Universitas Brawijaya dengan skor 3-0. Dari lima pasangan ganda putra yang dipertandingkan tiga pasangan sudah membukukan kemenangan, hal hasil skor 3-0 kemenangan mengakhiri pertandingan partai final turnamen itu.

Sebelumnya di babak penyisihan hari pertama Sabtu (27/8), Tim tenis Undip yang diperkuat 20 pemainya yakni Erniko Satria Rianto, Sety Dwi Ariyanto, Ferza Guthama, Samdro, Yusmawan Fahmi, Wahyu Pamungkas, Rahmawan PB, Tri Hartato, Heri Kusnanto, Suhardi, Ahmad Fathoni, Cipto Widyanto, Suwito, Hilmi DA, Makmur Trisujadi, Sutikno Muliadi, Agusdien Faried, Hadmian dan Cuk Priahatmo berhasil mengalahkan tim UGM dengan pertandingan sengit, akhirnya dimenangkan Undip dengan menang tipis 3-2.

Pada pool A ini, tim Undip berhasil keluar sebagai juara menyisihkan UGM dan ITB, sementara di pool B keluar sebagai juara IKA Universitas Brawijaya (Unibraw) setelah mengalahkan tuan rumah, tim Iluni UNP B dan UI. Sementara di pool c keluar sebagai juara tim UNPAD  dan di pool D tim Unnes.

Pada pertandingan hari kedua, Minggu di Lapangan PU,  pada Tim UNP B berhadapan dengan tim Unand. Dari lima pasangan ganda yang diturunkan pasangan untuk perebutan juara 3 kembar, lagi UNP B mengalami kekalahan 3-2 atas Unand. Meski pasangan Ganefri/  
sempat menang melawan pasangan Syahrul Akmal/Jhon Rinaldo dengan teabreak namun kekalahan itu ditebus pasangan Putut Siswoto/Fajri Subuardi mengalahkan Damrah/Masrijon (8-1).

Sementara pasangan UNP lainya Alnedral/Nanang kalah tipis atas pasangan Unand
Surahmat/Alvian 7-8, dan kemenangan kedua UNP diraih pasangan Risyki syahputra/Fikri Hasbi melawan pasangan Wawan/Gunasetiawan dengan skor 8-5. 

Ketika skor imbang 2-2, Rektor UNP, Prof Ganefri berharap kemenangan buat tim UNP, namun sayang di KU 80 Tonni/Romi takluk dengan pasangan Mardianus Inyiak/Syafardi dengan skor 8-4. Hal hasil pupus sudah harapan untuk melaju ke posisi empat besar.

Sebelumnya UNP A yang diperkuat diantaranya Ardipal, Rusdinal Hamdi, Nurhasan Syah dan Atradinal dikalahkan Unand di pool D yang berlangsung di Lapangan Tenis PT Semen Padang.

Putaran kedua yang merupakan babak semifinal dan final menggunakan sistem gugur di Lapangan Tenis UNP berlangsung antara Universitas Brawijaya melawan juara tahun 2018, tim Undip yang berakhir dengan skor 3-0 untuk Undip dan perebutan juara tiga kembar antara Unpad vs Unnes berakhir dengan skor 3-2 untuk kemenangan Unpad.

Rektor UNP, Prof Ganefri usai menyaksinkan pertandingan final didaulat menyerahkan piala dan tropi lepas serta bonus kepada para tim juara. Disaksikan Ketua Paguyuban Tenis Alumni PT Se-Indonesia, Wahyu, tim Undip menerima penghargaan sebagai juara dengan senang dan bangga diikuti tim Unibraw sebagai juara 2 dan Unpad dan Unnes juara tiga bersama.

Direncanakan Senin (29/7) para peserta Turnamen Tenis Turnamen Tenis Antar Alumni Perguruan Tinggi Se-Indonesia, akan berekreasi ke Kota Bukittinggi, yang mendapat julukan Parijs van Sumatera. Semoga (Agusmardi/Humas UNP)

Post a Comment