Ads (728x90)

PADANGPOS.COM (Padang) -- Kualitas udara di Sumatera Barat (Sumbar) saat ini semakin memburuk. Pasalnya, beberapa wilayah terdampak kabut asap yang diakibatkan oleh pembakaran di daerah setempat dan juga disebabkan kiriman dari provinsi tetangga, seperti Jambi dan Riau. Apalagi angin bertiup dari timur ke arah barat, sehingga asap terkumpul di Sumbar.

Menyikapi hal tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar membagikan 12 ribu masker kepada masyarakat yang terdampak kabut asap di seluruh Kabupaten Kota.

"Hari ini kita bagikan masker secara gratis kepada masyarakat sekitar tujuh ribu," ujar Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit, di jalan Sudirman, Jumat, 13 September 2019.

Lanjutnya, masker tersebut dikumpulkan dari BPBD, Bapedalda, Dinas Kesehatan, dan beberapa instansi lainnya. Selain Kota Padang, juga dibagikan di beberapa daerah lainnya. Diantaranya Limapuluh Kota, Payakumbuh, Tanah Datar, Dharmasraya, dan Sijunjung.

Mantan Bupati Pessel dua periode itu juga mengimbau masyarakat membeli masker secara swadaya di tempat terdekat. "Bagi masyarakat yang ke luar rumah atau berolahraga, sebaiknya pakai masker. Untuk terhindar dari dampak kesehatan," ujarnya.

Sementara Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar Erman Rahman menyampaikan, pihaknya akan membagikan 12 ribu masker di seluruh Sumbar. Hari ini khususnya dibagikan ke masyarakat pengendara di Kota Padang. Selebihnya masker tersebut akan dibagikan ke daerah lainnya.

Sebelumnya, pemerintah setempat sudah mengeluarkan surat edaran terkait hasil pengukuran Air Quality Monitoring System (AQMS). Dari pengukuran itu, kualitas udara di Sumbar mengalami penurunan kualitas, yakni dengan tingat PM 10 dan PM 2,5 berada pada kategori sedang dan tidak sehat. (fardi)

Post a Comment